Kamis, 25 November 2010

SEJARAH PERKEMBANGAN MIKROBA

SEJARAH PERKEMBANGAN MIKROBIOLOGI
A. Penemuan Animakculus
Awal terungkap mikroba oleh Lesuwenhoek ( 1633-1723) dengan menggunakan mikoskop sangat
Sederhana dengan 1 lensa jarak focus yang pendek perbesarannya antara 50-300 X. studinya melalui struktur mikroskopis : biji, jaringan tumbuhan, dan invertebrate kecil.
B. Teori dan pendapat
Pertama teori abiogenesis, animakculus timbul dengan sendirinya dari bahan-bahan mati.yang kedua teori biogenesis, animalcules terbukti dari benih animalcules yang selalu berada di udara. Untuk mempertahankan pendapat penganut teori membuktikan dengan berbagai percobaan :
 Francesoo Redi ( 1626-1697), kesimpulannya ualat tidak secara spontan berkembang dari daging dan belatung pada daging busuk berasal dari telur lalat bukan berasal dari daging itu sendiri.
 Lazzaro Spalanzon ( 1729-1799) kesimpulannya mikroba di dalam suatu bahan menyebabkan terjadinya perubahan kimiawi pada bahan tersebut.
 Louis Paster (1822-1896), , uadar mengandung mikroba yang pembagiannya tidak merata dan cara pembebasan cairan dan bahan-bahan dari mikroba yang sekarang dikenal dengan pasteurisasi dan sterilisasi.
C. Penemuan bakteri berspora
John Tyndall (1820-1893) percobaannya mendukungpendapat Pasteur ditemukannya termolabil tidak tahan pemanasan saat bakteri sangat tahan terhadap panas.
D. Teknik kultur murni
E. Peran mikroba dalam transformasi bahan organic
Bahan mikroba akanmengalami perubahan susunan kimiawinya yaitu fermentasi dan pembusukan.C Latour Th.Schwan . Kutzing (1837) penemuannya disimpulkan perubahan gula menjadi alcohol dan CO2 merupakan fungsi fisiologi dari sel khamir , kemudiaan ditentang oleh Jj. Liebeg, dan F. Wahler berpendapat fermentasi dan pembusuka merupakan reaksi kimia biasa, dibuktikan berhasil disintase senyawa organic urea dari senyawa anorganik. Kemudiaan Pasteur (1875-2876) menyimpulkan adanya sel-sel yang lebih kecil mengakibatkan sebagiaan besar proses fermentasi alcohol di desak oleh proses fermentasi lain yaitu fermentasi sam laktat. Dan pembuktiannya adalah setiap proses fermentasi tertentu disebabakan oleh aktivitas mikroba tertentu pula yang spesipik untuk proses fermentasi tersebut.
F. Penemuan Kehidupan Anaerob
Penelitian Pasteur pada fermentasi asam butirat ditemukan adanya proses kehidupan yang tidak membutuhkan udara, jika udra yang dihembuskan kedalam bejana fermentasi butirat proses fermenrasi menjadi terhambat bahkan dapat terhenti sama sekali dari hal tersebut kemudiaan dibuat 2 istilah yaitu Anaerob dan Aero.
G. Penemuan Enzim
Pasteur mengemukakan proses fermentasi merupakan proses vital untuk kehidupan ini ditentang oleh Bernard (1875). Bahawa khamir dapat memecah gula menjadi alcohol dan CO2 karena mengandung katalisator biologis dalam selnya kemiudian Bucher (1897) membuktikan gagasan Bernard yaitu menggerus sel khamir dengan pasir dan gula dibebaskanCO2 dan alcohol.penemuan ini membuka jalan ke perkembangan Biokimia modern .
H. Mikroba Penyebab Penyakit
Pasteur (1875-1876): bukti ditemukannya jamur penyebab penyakit pada tanaman gandum, tanaman kentang , penyakit pada ulat sutra, dan penyakit kulit manusia. Pada tahon 1850 ditemukan bakteri berbentuk batang dalam darah hewan yang sakit anstrak, kemudian POstulat Koch dalam bentuk umum :
1. Suatu mikroba yang diduga sebagai penyebab penyakit harus ada pada setiap tingkat penyakit
2. Mkroba tersebut dapat diisolasi dan ditambahkan dalam bentuk biakan murni
3. Apabila biakan murni disuntikan pada hewan yang sehat dan dapat menimbulkan penyakit yang sama
4. Mikroba dapat didisolasi kembali dari jasad yang telah dijadikan sakit tersebut
I. Penemuan Virus
Iwanowsky : diketahui adanya jasad hidup yang mempunyai ukuran jauh lebih kecil dari bakteri Karena dapat melalui saringan bakteri yang dikenal sebagai virus.
J. Generatio Spontanea ( Abiogenesis) Menurut Pandangan Baru
Bukti-bukti baru : kehidupan tejadi dari berbagai unsure kimia, dengan rangkaian reaksi yang terjadi di alam. Oparin (1938) dan Haldane (1932), bahwa bumi pada jaman prebiotik mempuyai atmospir yang bersifat anaerob yang mengandung Nitrogen, Hidrogen CO2 uap air ammonia, dan H2S.
K. Penggunaan Mikroba
 Penggunaan mikroba untuk proses klasik, contoh khamir untuk membuat anggur dan roti
 Panggunan mikroba untuk produksi antibiotic, contoh jamur penicilium Sp.
 Penggunaan mikroba untuk proses baru contoh, karotenoid, dan steroid ole jamur
 Penggunaan mikroba dalam teknik genetika modern contoh, pemindahan gen dari manusia, binatang/tumbuhan ka dalam sel mikroba
 Penggunaaan mikroba dibidang pertaniaan untuk pupuk hayati. Biopestisiada,dan pengomposan
 Penggunaan mikroba dibidang pertambangan untuk proses leaching
 Penggunan mikroba dibidang lingkungan, mengatasi pencemaran limbah organic lain termasuk logam berat dan senyawa Xenobioti

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar